10 Kota dengan Jumlah Perguruan Tinggi Terbanyak di Indonesia, Jogja No. 7


Indonesia memiliki ribuan perguruan tinggi yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. 

Keberadaan universitas, institut, sekolah tinggi, akademi, dan politeknik menjadi salah satu indikator penting dalam pembangunan sumber daya manusia. 

Namun, distribusi perguruan tinggi tidak merata. Sebagian besar masih terkonsentrasi di kota-kota besar, terutama di Pulau Jawa, yang sejak lama menjadi pusat pendidikan, pemerintahan, dan kegiatan ekonomi.

Data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang bersumber dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), serta laporan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI), menunjukkan bahwa beberapa kota memiliki konsentrasi perguruan tinggi yang jauh lebih tinggi dibanding wilayah lain.

Data berikut mencakup perguruan tinggi negeri dan swasta di bawah pembinaan Kemdiktisaintek, meliputi universitas, institut, sekolah tinggi, akademi, serta politeknik. 

Jumlahnya dapat sedikit berbeda apabila memasukkan perguruan tinggi keagamaan di bawah Kementerian Agama maupun perguruan tinggi kedinasan.

1. Jakarta (DKI), sekitar 241–245 perguruan tinggi

Jakarta masih menjadi wilayah dengan jumlah perguruan tinggi terbanyak di Indonesia. Sebagai pusat pemerintahan sekaligus pusat ekonomi nasional, DKI Jakarta memiliki sekitar 241 hingga 245 perguruan tinggi.

Komposisinya terdiri atas sekitar empat perguruan tinggi negeri dan lebih dari 230 perguruan tinggi swasta. Dominasi perguruan tinggi swasta menunjukkan tingginya kebutuhan pendidikan tinggi di kawasan metropolitan ini.

Selain menjadi lokasi berbagai universitas ternama, Jakarta juga menjadi pusat penelitian, dunia usaha, hingga lembaga pemerintahan yang mendukung pengembangan pendidikan tinggi.

2. Kota Medan, sekitar 105 perguruan tinggi

Medan menjadi kota dengan jumlah perguruan tinggi terbanyak di luar Pulau Jawa. Tercatat terdapat sekitar 105 perguruan tinggi yang terdiri atas tiga perguruan tinggi negeri dan lebih dari seratus perguruan tinggi swasta.

Posisi ini memperlihatkan peran Medan sebagai pusat pendidikan terbesar di Sumatera. Mahasiswa dari berbagai provinsi seperti Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, hingga Sumatera Utara banyak melanjutkan pendidikan di kota ini.

3. Kota Bandung, sekitar 87 perguruan tinggi

Bandung dikenal luas sebagai salah satu kota pendidikan terbaik di Indonesia. Kota ini memiliki sekitar 87 perguruan tinggi yang terdiri atas lima perguruan tinggi negeri dan sekitar 82 perguruan tinggi swasta.

Keberadaan kampus-kampus unggulan menjadikan Bandung sebagai tujuan utama calon mahasiswa dari seluruh Indonesia. Selain pendidikan, kota ini juga dikenal sebagai pusat riset, teknologi, industri kreatif, dan inovasi.

4. Kota Surabaya, sekitar 72–73 perguruan tinggi

Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya memiliki sekitar 72 hingga 73 perguruan tinggi.

Komposisinya terdiri atas enam perguruan tinggi negeri dan sekitar 66 perguruan tinggi swasta. Kota ini menjadi pusat pendidikan tinggi terbesar di Jawa Timur dan kawasan Indonesia bagian timur.

Didukung infrastruktur yang lengkap serta hubungan erat dengan sektor industri, banyak lulusan perguruan tinggi di Surabaya terserap langsung ke dunia kerja.

5. Kota Malang, sekitar 53 perguruan tinggi

Malang sejak lama mendapat julukan sebagai "Kota Pendidikan". Julukan tersebut bukan tanpa alasan karena kota ini memiliki sekitar 53 perguruan tinggi.

Selain memiliki sejumlah perguruan tinggi negeri ternama, Malang juga dihuni puluhan perguruan tinggi swasta yang menawarkan berbagai program studi.

Suasana kota yang relatif sejuk, biaya hidup yang lebih terjangkau dibanding kota metropolitan, serta lingkungan akademik yang kuat membuat Malang menjadi destinasi favorit mahasiswa dari berbagai daerah.

6. Kota Semarang, sekitar 49 perguruan tinggi

Semarang menempati posisi berikutnya dengan sekitar 49 perguruan tinggi berdasarkan data LLDIKTI Wilayah VI.

Sebagai ibu kota Provinsi Jawa Tengah, Semarang menjadi pusat pendidikan sekaligus pusat pemerintahan dan perdagangan.

Pertumbuhan kampus swasta yang cukup pesat dalam beberapa dekade terakhir turut memperkuat posisi Semarang sebagai salah satu kota pendidikan penting di Indonesia.

7. Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, sekitar 105–125 perguruan tinggi

Berbeda dengan kota lain dalam daftar ini, Yogyakarta dihitung sebagai satu kawasan pendidikan yang mencakup Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul.

Secara keseluruhan terdapat sekitar 105 hingga 125 perguruan tinggi di wilayah ini, tergantung cakupan data yang digunakan.

Apabila memasukkan perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama, jumlahnya menjadi lebih tinggi lagi.

Yogyakarta telah lama dikenal sebagai "Kota Pelajar". Ribuan mahasiswa dari seluruh Indonesia datang setiap tahun untuk menempuh pendidikan di kawasan ini. Kehidupan akademik yang dinamis, budaya yang kuat, dan biaya hidup yang relatif ramah menjadi daya tarik utamanya.

8. Kota Bekasi, sekitar 25 perguruan tinggi

Bekasi memiliki sekitar 25 perguruan tinggi. Pertumbuhan kawasan industri dan permukiman yang sangat pesat turut mendorong meningkatnya kebutuhan pendidikan tinggi.

Banyak perguruan tinggi swasta berkembang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di kawasan penyangga Jakarta ini.

9. Kota Depok, sekitar 19 perguruan tinggi

Depok memiliki sekitar 19 perguruan tinggi yang terdiri atas satu perguruan tinggi negeri dan sekitar 18 perguruan tinggi swasta.

Meskipun jumlahnya tidak sebanyak kota lain, Depok memiliki pengaruh besar dalam dunia pendidikan nasional karena menjadi salah satu pusat pendidikan tinggi terbesar di Jabodetabek.

Kehadiran berbagai lembaga penelitian dan kawasan pendidikan turut memperkuat posisi kota ini.

10. Kota Bogor, sekitar 16 perguruan tinggi

Bogor melengkapi daftar sepuluh besar dengan sekitar 16 perguruan tinggi.

Menariknya, Kabupaten Bogor justru memiliki jumlah perguruan tinggi yang lebih banyak, yakni sekitar 27 institusi.

Selain dikenal sebagai kota hujan, Bogor juga berkembang menjadi salah satu pusat pendidikan dan penelitian, terutama di bidang pertanian, lingkungan, dan ilmu hayati.

Mengapa Perguruan Tinggi Banyak Terkonsentrasi di Kota Besar?

Ada beberapa faktor yang menyebabkan perguruan tinggi terkonsentrasi di kota-kota tertentu.

Pertama, jumlah penduduk yang besar menciptakan permintaan tinggi terhadap pendidikan tinggi.

Kedua, kota besar memiliki infrastruktur yang lebih lengkap, mulai dari transportasi, rumah sakit, laboratorium, hingga jaringan internet yang mendukung proses pembelajaran.

Ketiga, keberadaan pusat pemerintahan dan dunia industri membuat perguruan tinggi lebih mudah menjalin kerja sama penelitian maupun penempatan lulusan.

Keempat, kota-kota tersebut telah berkembang sebagai pusat ekonomi sehingga mampu menarik investasi di sektor pendidikan.

Pulau Jawa Masih Mendominasi

Daftar ini memperlihatkan bahwa Pulau Jawa masih menjadi pusat pendidikan tinggi nasional. Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Semarang, Yogyakarta, Bekasi, Depok, dan Bogor seluruhnya berada di Pulau Jawa.

Medan menjadi satu-satunya wakil luar Jawa yang berhasil masuk sepuluh besar.

Meski demikian, kota-kota lain seperti Makassar, Palembang, Pekanbaru, Denpasar, dan Pontianak juga terus mengalami pertumbuhan jumlah perguruan tinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Data Dapat Berubah

Jumlah perguruan tinggi bersifat dinamis. Setiap tahun dapat terjadi perubahan akibat penggabungan kampus, penutupan perguruan tinggi, perubahan status kelembagaan, hingga berdirinya institusi baru.

Selain itu, perbedaan cakupan data juga dapat menghasilkan angka yang sedikit berbeda. Misalnya, apakah hanya menghitung perguruan tinggi aktif di bawah Kemdiktisaintek, atau juga memasukkan perguruan tinggi keagamaan di bawah Kementerian Agama serta perguruan tinggi kedinasan.

Karena itu, PDDikti, BPS, dan LLDIKTI tetap menjadi rujukan resmi untuk memperoleh data paling mutakhir mengenai jumlah perguruan tinggi di Indonesia.

***

Jakarta masih menjadi wilayah dengan jumlah perguruan tinggi terbanyak di Indonesia, bahkan selisihnya sangat jauh dibanding kota lain. Di bawahnya terdapat Medan, Bandung, Surabaya, Malang, Semarang, kawasan Yogyakarta, Bekasi, Depok, dan Bogor.

Konsentrasi perguruan tinggi di kota-kota besar menunjukkan bahwa pusat pendidikan nasional masih didominasi kawasan perkotaan, terutama di Pulau Jawa. Di sisi lain, pemerataan pendidikan tinggi ke luar Jawa menjadi tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di seluruh Indonesia.

Sumber data: Badan Pusat Statistik (BPS), Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta publikasi LLDIKTI Wilayah III, VI, dan VII periode 2024–2026.

0 Comments

Tinggalkan jejak komentar di sini