Tetap Aktif di Usia 101 Tahun dengan Kebiasaan Sederhana
Mahathir Mohamad membuktikan bahwa usia lanjut tidak selalu identik dengan tubuh yang lemah dan pikiran yang menurun.
Memasuki usia 101 tahun pada 10 Juli 2026, mantan Perdana Menteri Malaysia ini masih aktif berjalan, membaca, menulis, berdiskusi, hingga menyampaikan ceramah di berbagai kesempatan.
Bagi Mahathir, tidak ada ramuan khusus atau rahasia ajaib untuk mencapai umur panjang. Ia justru menekankan pentingnya disiplin menjalankan kebiasaan sehat setiap hari.
Berbagai wawancara dengan media terpercaya menunjukkan bahwa prinsip hidupnya sangat sederhana, yaitu makan secukupnya, tetap bergerak, menjaga pikiran tetap aktif, serta mengendalikan emosi.
Berikut kebiasaan sehat ala Mahathir Mohamad yang dapat menjadi inspirasi.
1. Berhenti Makan Sebelum Terlalu Kenyang
Nasihat yang paling sering disampaikan Mahathir berasal dari ibunya.
"Berhenti makan saat makanan terasa paling enak."
Menurutnya, justru ketika makanan terasa sangat nikmat, seseorang cenderung makan berlebihan. Karena itu, ia memilih berhenti sebelum benar-benar kenyang.
Mahathir mengaku tidak memiliki pantangan makanan yang ketat. Ia tetap mengonsumsi berbagai jenis makanan, termasuk makanan berlemak, tetapi dalam jumlah sedikit.
Prinsip hidupnya sederhana.
Makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan.
Ia biasanya makan tiga hingga empat kali sehari dengan porsi kecil. Cara ini membantu menjaga berat badan tetap stabil sehingga beban kerja jantung dan organ tubuh tidak berlebihan.
Dalam berbagai penelitian kesehatan, pembatasan kalori yang wajar memang dikaitkan dengan penurunan risiko obesitas, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, serta penyakit jantung.
2. Tetap Bergerak Setiap Hari
Mahathir percaya bahwa tubuh yang jarang digunakan akan kehilangan fungsinya.
Karena itu, ia tetap meluangkan waktu untuk berolahraga ringan setiap hari.
Aktivitas favoritnya meliputi:
- berjalan kaki
- treadmill
- bersepeda
- aktivitas fisik ringan lainnya
Pada masa mudanya, ia juga gemar berkuda.
Menariknya, Mahathir tidak pernah menekankan olahraga ekstrem atau latihan berat di pusat kebugaran. Yang lebih penting baginya adalah konsistensi.
Ia pernah mengatakan bahwa jika tubuh tidak aktif bergerak, maka jantung akan melemah, otot kehilangan kekuatan, dan kemampuan fisik menurun lebih cepat.
Pandangan ini sejalan dengan rekomendasi organisasi kesehatan dunia yang menganjurkan aktivitas fisik rutin untuk membantu menjaga kesehatan jantung, otot, tulang, dan keseimbangan tubuh pada usia lanjut.
3. Otak Harus Terus Dilatih
Selain tubuh, Mahathir juga sangat memperhatikan kesehatan otak.
Menurutnya, otak memiliki prinsip yang sama seperti otot.
Jika tidak digunakan, kemampuannya akan menurun.
Hingga kini ia masih rutin:
- membaca buku
- menulis artikel
- berdiskusi
- berbicara dengan banyak orang
- memberikan ceramah
Ia meyakini aktivitas intelektual membantu menjaga daya ingat, kemampuan berpikir, serta ketajaman analisis.
Penelitian dalam bidang neurologi menunjukkan bahwa stimulasi mental secara rutin dapat membantu mempertahankan fungsi kognitif pada usia lanjut, meskipun tidak sepenuhnya mencegah proses penuaan alami.
4. Mengendalikan Emosi
Mahathir juga menilai kesehatan bukan hanya urusan makanan dan olahraga.
Kondisi mental memiliki peran besar.
Ia mengaku belajar mengendalikan kemarahan sejak muda. Awalnya memang sulit, tetapi semakin sering dilatih, semakin mudah dilakukan.
Baginya, menghadapi persoalan dengan kepala dingin jauh lebih bermanfaat daripada meluapkan emosi.
Ia juga mendorong setiap orang untuk tetap berpikir positif, produktif, dan menyelesaikan masalah secara rasional.
Presiden Indonesia saat itu, Joko Widodo, pernah mengungkapkan hasil percakapannya dengan Mahathir bahwa salah satu kunci hidup sehat sang negarawan adalah makan secukupnya, berpikir positif, dan tetap produktif.
Mengelola stres dengan baik diketahui membantu menjaga tekanan darah, kualitas tidur, serta kesehatan jantung dalam jangka panjang.
5. Tidur yang Cukup
Tidur menjadi bagian penting dari rutinitas Mahathir.
Ia berusaha tidur sekitar tujuh jam setiap malam.
Jika sulit terlelap, ia memanfaatkan waktu tersebut untuk membaca, bukan memainkan gawai atau melakukan aktivitas yang membuat pikiran semakin aktif.
Ia juga menghindari konsumsi kafein pada sore atau malam hari agar kualitas tidurnya tetap baik.
Tidur yang cukup berperan penting dalam memperbaiki jaringan tubuh, menjaga sistem imun, mengatur hormon, dan mendukung fungsi otak.
6. Menjaga Berat Badan Tetap Stabil
Mahathir mempertahankan berat badan sekitar 62 kilogram selama bertahun-tahun.
Menurutnya, berat badan berlebih akan memperberat kerja jantung sekaligus meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis.
Menjaga berat badan bukan berarti harus menjalani diet ekstrem.
Sebaliknya, ia memilih cara yang lebih realistis, yaitu mengatur porsi makan dan tetap aktif setiap hari.
Pendekatan sederhana seperti ini lebih mudah dipertahankan dalam jangka panjang dibandingkan diet ketat yang sering kali hanya berlangsung sementara.
7. Menghindari Rokok dan Alkohol
Mahathir juga konsisten menjauhi rokok dan minuman beralkohol.
Kedua kebiasaan tersebut telah lama diketahui meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, kanker, gangguan hati, hingga penurunan fungsi otak.
Menghindari faktor risiko ini menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat yang ia jalani selama puluhan tahun.
Tidak Ada Rahasia Ajaib
Mahathir pernah menjalani dua kali operasi jantung dan berhasil pulih dengan baik.
Ia mengakui bahwa faktor keberuntungan juga berperan karena tidak mengalami penyakit fatal lain.
Namun, ia percaya peluang hidup sehat akan jauh lebih besar jika seseorang konsisten menjalankan kebiasaan baik sejak muda.
Baginya, usia tua bukan sekadar angka.
Yang lebih penting adalah apakah tubuh masih mampu bergerak, pikiran tetap tajam, dan seseorang masih dapat menjalani kehidupan secara produktif.
Pelajaran dari Mahathir Mohamad
Kisah Mahathir Mohamad menunjukkan bahwa umur panjang bukan ditentukan oleh satu makanan tertentu atau suplemen mahal.
Sebaliknya, fondasinya berasal dari kebiasaan yang dilakukan setiap hari, yaitu makan secukupnya, aktif bergerak, melatih otak, mengelola emosi, tidur cukup, menjaga berat badan, dan menghindari rokok serta alkohol.
Meski tidak ada jaminan seseorang akan mencapai usia lebih dari 100 tahun, gaya hidup seperti ini telah terbukti membantu menurunkan risiko berbagai penyakit kronis dan meningkatkan kualitas hidup hingga usia lanjut.
Referensi
- Wawancara Mahathir Mohamad bersama IDN Times dalam program Real Talk with Uni Lubis.
- Sinar Daily, liputan kesehatan dan gaya hidup Mahathir Mohamad (2025).
- Liputan6, "5 Rahasia Hidup Sehat Mahathir Mohamad" (Juli 2025).
- The Straits Times, wawancara khusus ulang tahun ke-100 Mahathir Mohamad.
- Channel NewsAsia (CNA), wawancara peringatan usia 100 tahun.
- The Star Malaysia.
- World of Buzz.
- The Economic Times.
- Berbagai pemberitaan media Indonesia mengenai pernyataan Joko Widodo terkait kebiasaan hidup sehat Mahathir Mohamad.

0 Comments
Tinggalkan jejak komentar di sini