Sekolah Swasta "Diuntungkan" dengan Sistem Zonasi

loading...

loading...



Penerapan sistem zonasi untuk PPDB 2019 kembali menuai kritik. Banyak yang tidak sependapat, serta pelaksanaan di lapangan yang juga belum maksimal. Namun, sebenarnya ini peluang bagi sekolah swasta untuk lebih berkembang, dan menjadi kompetitor sekolah negeri.

Sistem zonasi sebenarnya baik untuk pemerataan. Jangan dilihat untuk saat ini, namun lihat di masa mendatang, ketika jumlah penduduk semakin padat, sistem zonasi akan sangat dibutuhkan.

Sayangnya, kualitas sekolah negeri sendiri tidak sama. Meskipun sama jenjangnya. Ada sekolah negeri yang jadi favorit, karena kualitas pendidik, fasilitas, dan iklim belajarnya. Ada sekolah negeri yang buruk.

Karena itu, sekolah negeri yang selama ini dianggap favorit, akan dirugikan karena tidak bisa lagi dengan leluasa memilih calon-calon siswanya, demi mempertahankan ke-favoritannya.

Sementara sekolah yang kurang maju, justru diuntungkan karena tanpa perlu promosi berlebihan, mereka akan mendapatkan siswa berdasarkan zonasi yang ada.

Bayangkan ketika banyak orang tua, atau siswa sendiri yang tidak mau bersedia sekolah dalam zona terdekatnya, karena sekolah itu dianggap kurang maju atau memang bukan sekolah impian mereka?

Maka sekolah swasta bisa berperan dalam hal ini. Sekolah swasta, apalagi yang selama ini menjaga mutu dan kualitas, akan menjadi alternatif, sebab sekolah swasta tidak terdampak sistem zonasi. Tinggal apakah sekolah swasta yang ada bisa menangkap momentum ini dengan baik?

Sebagian orang tua dan siswa sendiri juga berpikir bahwa jarak sekolah bisa memperluas pergaulan. Misalnya, anak yang tinggal di Kabupaten bersekolah ke Kota. Itu bisa memberikan pengalaman lebih dan pergaulan yang lebih luas.

Dalam sistem zonasi, hal itu dibatasi. Meski tidak menutup kemungkinan. Namun sekolah swasta punya peran lebih besar untuk menampung siswa dari manapun tanpa terpengaruh sistem zonasi.

Jika sekolah swasta semakin memperbaiki mutu dan fasilitas pendidikannya, sehingga banyak siswa yang memilih melanjutkan ke sekolah swasta, maka sekolah negeri pun tidak bisa santai-santai saja. Mereka juga akan terpacu untuk bersaing. Iklim seperti ini akan sangat positif di masa mendatang.

Sekarang, ketika kualitas sekolah negeri belum merata, dan sistem zonasi masih dianggap belum memuaskan, sebenarnya sangat menguntungkan sekolah swasta. Mereka bisa lebih bebas menggaet calon siswa baru. []

Ulasan Redaksi
loading...

Post a Comment

0 Comments