Inilah, 6 Perpustakaan Desa Terbaik di Jawa Timur 2021



Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur baru saja merilis hasil penilaian lomba Perpustakaan Umum terbaik tingkat desa/kelurahan tahun 2021. 

Hal itu tertuang dalam keputusan nomor 041/5304/119.4/2021 tentang  Penilaian lomba perpustakaan umum terbaik (desa/kelurahan) tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2021 pada tanggal 7 Juni.

Dari hasil penilaian tersebut, terpilihlah 6 Perpustakaan desa/kelurahan terbaik mulai dari juara 1 hingga harapan III. Perpustakaan desa/kelurahan yang mengikuti ajang ini sebelumnya sudah melalui seleksi atau lomba tingkat kota/kabupaten masing-masing, yang kemudian dipilih untuk mewakili kota/kabupaten tersebut dalam tingkat Provinsi.

Lalu, Perpustakaan mana saja yang berhasil terpilih menjadi 6 terbaik? Berikut hasilnya :

Juara 1, Perpustakaan Samudra Pustaka. Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.

Juara 2, Perpustakaan Herbal. Kelurahan Nginden Jangkungan, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya.

Juara 3, Perpustakaan Ngudi Ilmu. Desa Munjungan, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek.

Juara Harapan 1, Perpustakaan Mesin Waktu. Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Juara Harapan 2, Perpustakaan Patriot. Desa Brumbungan Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.

Juara Harapan 3, Perpustakaan Lentera. Desa Begadong, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.

Dengan hasil ini, maka Perpustakaan Samudra Pustaka Desa Plosorejo, akan mewakili Jawa Timur dalam lomba tingkat nasional.

Perpustakaan Samudra Pustaka
Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar menjadi sangat terkenal, setidaknya dalam 4 tahun terakhir. Hal itu karena di desa ini juga berdiri sebuah tempat wisata edukasi Kampung Coklat.

Munculnya Kampung Coklat juga menghidupkan ekonomi sekitar desa, dari bisnis kuliner, oleh-oleh hingga lahan parkir. Desa Plosorejo semakin terkenal karena Perpustakaan Desanya yang inovatif hingga menjadi yang terbaik di Jawa Timur.

Perpustakaan ini medapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Desa dan masyarakat. Selain layanan Pojok Baca Matahari, beragam kegiatan dalam peningkatan keahlian juga sering digelar, salah satunya membatik dan agenda pengembangan wirausaha.

Perpustakaan yang diketuai oleh bapak Sugiono ini akhirnya tidak hanya menjadi tempat baca, namun juga pengembangan keahlian masyarakat.

Kita membayangkan bagaimana desa-desa di Indonesia memiliki perpustakaan yang bagus, tidak saja sebagai sumber referensi dan bacaan, namun juga tempat kegiatan dan learning center bagi masyarakat.

Blitar, 21 Juni 2021
Ahmad Fahrizal Aziz
loading...

Post a Comment

0 Comments