Blogger Blitar yang Semakin Tumbuh




Di Blitar ternyata sudah ada beberapa blogger, setidaknya yang saya temukan di google.


Seperti andhirarum.com, verwatiiriani.com, dan rizkyalmira.com.


Beberapa teman yang saya kenal kemudian juga mengembangkan blog seperti ruparasa.com, muhammad-thoha-maruf.com, warunggober.my.id, catatan-arin.com, dan lain sebagainya yang menggunakan blogger atau wordpress.


Insight Blitar (sejak 2019) juga adalah blog sederhana yang awalnya untuk mengangkat beberapa tema insightfull yang berkaitan dengan Blitar, karena itulah dinamakan Insight Blitar.


Saya juga mengelola beberapa blog pribadi yang sekarang merger ke jurnalrasa.my.id.


Komunitas kepenulisan, FLP Blitar, yang kami kelola bersama sejak 2008 silam juga memiliki blog untuk menampung karya anggota yaitu di flpblitar.com.


Meskipun judul tulisan ini ada penegasan "semakin tumbuh", sejujurnya saya juga kurang tahu apakah secara jumlah mengalami penambahan atau sebaliknya.


Namun di samping beberapa hal di atas, sesungguhnya banyak blog dan website yang mengupas Blitar dan menjadi mainstream seperti Jelajah Blitar, Info Blitar, dll.


Ngeblog semakin mudah


Di era digital, membuat konten semakin mudah, apalagi ponsel sekarang sudah begitu canggih.


Lewat ponsel kita bisa membuat poster, edit video, hingga menulis.


Kita juga dipermudah untuk mengakses informasi, memotret, membuat ilustrasi hingga mempublikasikannya.


Maka dengan kemudahan seperti ini aktivitas ngeblog tentu semakin gencar, dan semoga para blogger di Blitar juga semakin tumbuh.


Meskipun beberapa orang tak begitu familiar dengan istilah blogger, dan lebih mengenal istilah YouTuber.


Padahal keduanya sama-sama konten kreator, hanya beda format karyanya saja.


Perbedaan antara Blogger dan YouTuber sudah saya ulas DISINI (Tap 2x).


Membuat blog juga mudah, bahkan gratis, dengan memanfaatkan plarform seperti Blogger, Wordpress, Tumblr, dll.


Kalaupun ingin membeli domain, ada juga yang murah meriah seperti my.id.


Dengan kemudahan seperti ini, para blogger lebih mudah membuat konten dan mempublikasikannya ke sosial media, terutama Whatsapp grup, facebook dan twitter.


Blogger dan Bloggerpreneur


Sama halnya dengan YouTuber, Blogger juga bisa menghasilkan uang, meskipun banyak yang menjadi Blogger sebatas hobi dan pelengkap aktivitas utamanya.


Untuk disebut Blogger seseorang cukup memiliki blog dan rutin membuat konten secara berkala.


Namun ketika blog tersebut diarahkan untuk mendapatkan uang, ia bisa disebut Bloggerpreneur.


Bloggerpreneur pasti memiliki kemampuan dasar ngeblog namun mereka punya keahlian seperti meningkatkan pengunjung dan membuat konten/artikel.


Seorang Bloggerpreneur bisa mendapatkan uang dari iklan adsense maupun non adsense, atau dari jasa lain seperti jasa penulisan artikel, peningkatan trafik, SEO, Endorse dan lain sebagainya.


Dibandingkan YouTube sebenarnya "variasi" pendapatan dari ngblog jauh lebih luas. Namun, jumlah pembaca selalu lebih sedikit dibanding jumlah penonton.


Itu alamiah, karena aktivitas menonton dan mendengar pasti lebih mudah dibanding membaca. Maka tak heran jika YouTube lebih banyak mendatangkan viewers.


Dimensi lain dari menulis


Para blogger punya keasyikan tersendiri karena ia menyajikan konten dalam bentuk tulisan.


Menulis punya dimensi yang lebih dalam, bisa bermain kata-kata, berdialog dengan diri sendiri sekaligus merefleksikan kembali cerita atau sesuatu yang ia tulis.


Begitupun dengan membaca, gregetnya lebih terasa. Itu wajar, sebab kegiatan membaca itu butuh skill dan proses tersendiri.


Ibaratnya, manusia lahir langsung bisa melihat dan mendengar karena punya fasilitas indrawi dari Tuhan. Namun untuk bisa membaca mereka harus belajar, belajar membaca.


Kekuatan Blog


Saya menemukan Andhira, Vera, Rizky dkk melalui google ketika mencari suatu tempat seperti kafe, tempat wisata, atau ulasan acara.


Mereka dan blogger lainnya memegang "kunci" algoritma untuk pencarian di google terutama tentang Blitar.


Semakin unik dan khas karena itu adalah laman pribadi, bukan lembaga atau media daring yang ditulis ala kadarnya.


Mereka menulis dengan melibatkan perasaan berupa kesan dan penilaian, itu unik dan terasa beda.


Blog ibarat rumah pribadi di planet virtual yang kita sebut dunia maya.


Betapa bangga dan syahdunya ketika gubuk kecil kita ditemukan dalam rimba raya google dan itu jadi referensi bagi orang lain.


Maka jangan ragu untuk mulai ngeblog dan menjadi blogger. []


Blitar, 7 Juli 2022

Ahmad Fahrizal Aziz


loading...

Post a Comment

0 Comments