Novelis Haruki Murakami Mengkritik Perdana Menteri Jepang





DIKRITIK MURAKAMI - Novelis Jepang Murakami Haruki mengkritik perdana menteri negaranya dalam acara radio bulanannya baru-baru ini denfan mengatakan Suga Yoshihide  telah mengabaikan lonjakan Covid-19 dan kekhawatiran publik mengenai pandemi.

Murakami mengutip dari komentar Suga, "jalan keluar sekarang di depan mata kita setelah terowongan panjang," dibuat tepat sebelum Olimpiade Tokyo yang tertunda pandemi bulan lalu.

Sejak Olimpiade 2020 dilaksanakan, kasus baru Covid-19 setiap harinya meningkat 5 kali lipat secara nasional, dan lebih dari 3 kali lipat di Tokyo.

"Jika dia (PM Jepang) benar-benar melihat jalan keluar, matanya pasti sangat bagus untuk orang seusianya. Saya seumuran dengan Pak Suga, tetapi saya tidak melihat jalan keluar sama sekali," ujar Murakami.

"Sepertinya ia tidak mendengarkan orang lain, dan mungkin hanya memiliki mata yang berfungsi dengan baik, atau dia hanya melihat apa yang ingin ia lihat," lanjut novelis 72 tahun itu.

Sebelumnya, Murakami mengkritik sejumlah politikus karena membaca teks yang disiapkan oleh birokrat dan tidak mengomunikasikannya dengan pesan yang kuat sehingga dapat menggapai hati orang.

"Sementara kita masih belum melihat jalan keluar, kita harus bertahan sampai kita benar-benar melihat jalan keluar, sementara itu, kita memanfaatkan semua yang tersedia," demikian dikatakan Murakami.
 
Ikuti pula Instagram dan Twitter @haljepofficial | YouTube https://tinyurl.com/tctojlg | Newsletter https://tabloidhalojepang.substack.com
loading...

Post a Comment

0 Comments