Bela Islam Menurut Haedar Nashir

loading...

loading...



“Saya sedih jika ada orang Muhammadiyah berkata kalau Muhammadiyah kurang punya kepedulian membela agama,” ucap Haedar Nashir dalam sesi kajian Ramadan 2018 di Universitas Muhammadiyah Mataram.
Selama ini, sosok Haedar Nashir sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah memang tidak terlalu reaktif dengan aksi demonstrasi, entah 41I, 212, dlsb. Padahal ada panggung besar yang bisa beliau mainkan, selaku ketua umum salah satu Ormas dengan basis pengikut terbesar di Indonesia.
Daripada bersuara ke media-media, sehingga membuat riuh kondisi Umat, Pak Haedar lebih memilih berkomunikasi langsung dengan orang yang dituju. “Saya lebih baik langsung ke Bu Mega, jika ada pendapat terkait Politik, terutama yang berkaitan dengan partai tersebut,” jelas Pak Haedar.
Jika Muhammadiyah dianggap kurang kekeh bela Islam hanya karena tidak bersikap terlalu responsif terhadap aksi-aksi demonstrasi, lalu apakah kiprahnya dalam bidang sosial, pendidikan, dan kesehatan akan dinafikan begitu saja?
“Kita bikin rumah sakit, agar Umat Islam sehat. Kita bikin pendidikan agar umat cerdas. Ya kalau bela Islam diartikan hanya sekedar aksi demonstrasi, kita menghargai itu, tapi Muhammadiyah tidak begitu,” tegas Haedar Nashir. [red]
loading...

Post a Comment

0 Comments