3 Tokoh Literasi Jadi Komisioner KPU Kota Blitar 2019-2024

loading...

loading...



Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) tingkat kota/kabupaten periode 2019-2024 sudah ditetapkan, dan dilantik. Termasuk komisioner KPU Kota Blitar. Menariknya, 3 dari 5 komisioner terpilih memiliki latar belakang sebagai pegiat literasi.


Ketiga nama itu adalah Choirul Umam, Edy Saputra, dan Rangga Bisma Aditya. Ketiganya punya rekam jejak sebagai pegiat literasi dan pegiat seni budaya, bahkan sejak masih duduk sebagai mahasiswa.

Choirul Umam termasuk salah satu pendiri Resist (Center for Social and Religious Studies) sewaktu kuliah di Malang. Sebuah LSM yang bergerak dalam bidang kajian pemikiran dan penerbitan buku.

Saat awal berdirinya, Choirul Umam duduk sebagai Sekretaris bersama Pradana Boy ZTF sebagai ketua. Saat ini Pradana Boy adalah asisten staf Presiden Republik Indonesia. Bersama Resist, Choirul Umam aktif sebagai penerjemah buku-buku berbahasa Inggris.

Ini merupakan periode keduanya sebagai komisioner KPU Kota Blitar, periode sebelumnya, disela kesibukannya sebagai komisioner KPU, Choirul Umam masih memberikan perhatiannya dalam bidang literasi, salah satunya dengan membina Paguyuban Srengenge.

Sementara Edy Saputra, selain dikenal sebagai wartawan senior, saat ini juga sebagai Direktur Rumah Literasi Bangsa (RLB). Sebuah LSM yang mewadahai gagasan anak-anak muda Milenial. RLB juga aktif melakukan kampanye literasi, termasuk mengadakan lomba menulis esai tingkat kota/kabupaten Blitar.

loading...
Berikutnya, Rangga Bisma Aditya, juga dikenal sebagai pegiat seni budaya Blitar. Selain aktif di Dewan Kesenian Kabupaten Blitar (DKKB), Bersama komunitas yang bernama Sulud Sukma, ia juga produktif mengadakan festival kebudayaan.

Tidak hanya itu, ia juga sering menggelar Workshop kepenulisan, dan aktif kampanye membaca melalui Taman Baca Masyarakat (TBM) Gema Pustaka kota Blitar yang diketuainya.

Ketiganya kini menjadi komisioner KPU Kota Blitar, berdasarkan penilaian tim pansel KPU Jawa Timur.

Tentu besar harapan, ketiganya akan mengawal proses demokrasi di kota Blitar dengan baik. Apalagi ketiganya memiliki latar belakang sebagai pegiat literasi, yang terbiasa memandang realitas dengan dasar dan analisis yang kuat. (C03/fah)
loading...

Post a Comment

0 Comments