Jurnalistik SMAN 2 Blitar Bekali Anggota Keterampilan Dasar Menulis Berita




Ekstrakurikuler Jurnalistik SMAN 2 Blitar atau Arjuna Smada menggelar diklat tatap muka dalam rangka meresmikan anggota baru kelas X. Berlangsung di Ruang Presentasi (27/03) sekitar 20 anggota baru mendapatkan materi terkait Keorganisasian dan Penulisan Berita.

Silvia Siwi, selaku Pembina merasa bersyukur diklat Jurnalistik kali ini bisa digelar secara tatap muka. Sebab selama pandemi, ruang geraknya sangat terbatas. Bahkan para peserta belum sempat mengenal lebih intens satu sama lain karena baru hari itu bertemu secara langsung.

“Meski bisa dilakukan tatap muka, kegiatannya pun juga terbatas,” jelasnya.

Diklat yang biasanya dilaksanakan dua hari dengan kegiatan indoor dan outdoor itupun hanya bisa dilaksanakan sekitar 5 jam dari jam 08.00 hingga 13.00 WIB. Sehingga tidak banyak materi yang bisa disampaikan.

Hadir menjadi narasumber dalam diklat tersebut, editor Insight Blitar Ahmad Fahrizal Aziz, yang lebih menjelaskan tentang penulisan berita, dilanjutkan dengan praktek menulis. Materi yang disampaikan adalah penulisan dasar atau straight news dan pengetahuan tentang Kejurnalistikan.

Para peserta diklat ini dipersiapkan untuk mengelola Majalah Sekolah, sekaligus direncanakan memiliki website lembaga agar bisa menampung kreatifitas para anggota selama belajar di rumah.

Dampak Pandemi pada Ekstrakurikuler di Sekolah

loading...
Pandemi covid19 tidak hanya berdampak pada kegiatan akademik, namun juga non akademik seperti OSIS dan Ekstrakurikuler. Apalagi, periode efektif mereka di OSIS dan Ekstrakurikuler hanya dua tahun. Tahun pertama sangat penting karena semua hal dasar dipelajari, baru tahun berikutnya mereka tampil sebagai pengelola.

Selama pandemi, kegiatan tersebut nyaris terhenti. Hal itu sangat berdampak pada regenerasi, terutama angkatan 2020 yang hampir satu tahun ini hanya belajar dari rumah. Sementara pada tahun ajaran berikutnya mereka harus menjadi pengurus organisasi.
Maka pemerintah perlu mengkaji ulang terkait kebijakan belajar mengajar di sekolah, terutama yang berkaitan dengan keberlangsungan ekstrakurikuler sebagai kegiatan non akademik yang juga terdampak pandemi. [IB/ed]
loading...

Post a Comment

0 Comments