Didatangi Tim Pemadam Kebakaran, Ada Apa di SMP MUSA Blitar?

loading...

loading...

Mblitarmu-Rabu 21 Februari 2018, ada kejadian yang tidak biasa di SMP Muhammadiyah 1 Blitar. Terjadi suasana yang menegangkan, serta hiruk pikuk para siswa dan guru berusaha memadamkan api menjalar dan berkobar-kobar, yang dalam hitungan menit dipastikan akan menghabiskan apa saja yang ada di sekitarnya.


Teriakan histeris, komando dan teriakan-teriakan yang lain yang membuat suasana semakin kacau. Tapi dengan semangat bahu membahu dan kerjasama yang baik mereka dapat memadamkan kobaran api yang dahsyat.


Kejadian ini bukanlah kejadian sungguhan, tapi sebuah peragaan/simulasi memadamkan kebakaran.
Inilah sebuah cara belajar menyenangkan, yang merupakan program unggulan yang dinamakan OC (Outdoor Class).


"Tujuan kegiatan OC (Outdoor Class) selain membuat efektif dan menyenangkan tapi yang paling esensial adalah penerapan pendidikan holistik yakni keterpaduan pembelajaran estetika,etika, kognitif untuk membentuk siswa yg berkarakter baik," ujar Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 1 Blitar Wijianto, S.Pd.


SMP Muhammadiyah 1 Blitar, atau yang sering juga disebut SMP MUSA ini menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran Kota Blitar sebagai  pengarah untuk membimbing siswa cara menanggulangi kebakaran, menggunakan alat pemadam kebakaran serta mengenalkan lebih dekat profesi Pemadam Kebakaran.


Kegiatan Outdoor Class merupakan program kegiatan pembelajaran yang rutin dilaksanakan setiap satu bulan sekali di sekolah karakter SMP Muhammadiyah 1 Blitar. Dalam kegiatan ini, para siswa diajarkan untuk belajar secara langsung tentang berbagai kompetensi yang harus mereka kuasai menurut kompetensi dasar yang ada di kurikulum. Siswa dajarkan lifeskill sebagai implementasi dari "Holistict education".


Salah satu kegiatan Outdoor Class yang diikuti siswa kelas 8 adalah mencari luas dan keliling lingkaran (Matematika) dengan materi lingkaran menggunakan media play ground yg ada di alun alun blitar.


Siswa secara langsung mengamati obyek lingkaran yang kemudian di ukur keliling dengan cara manual, kemudian dicocokkan dengan cara penghitungan menggunakan rumus matematikanya.


Ninik Sulistyani, S.Pd, guru mata pelajaran matematika SMP Muhammadiyah 1 Blitar mengatakan bahwa dengan kegiatan pembelajaran seperti ini, siswa lebih mudah memahami materi yang diajarkan.


"Outdoor class memang seru, belajar sambil rekreasi. Kami selalu menunggu kejutan outdoor class berikutnya," Ujar Rifqih, salah satu siswa kelas VIII. (Red Musa)


loading...

Post a Comment

0 Comments